TEKNIK PENILAIAN (BAGIAN II)

Berbagai teknik penilaian dapat dilakukan untuk mengumpulkan informasi tentang kemajuan peserta didik, baik yang berhubungan dengan proses pembelajaran dan hasil pembelajaran, sesuai dengan kompetensi yang harus dikuasai. Kompetensi penilaian melalui pengukuran indikator pada setiap kompetensi dasar. Dalam penilaian hasil belajar dapat digunakan berbagai teknik penilaian meliputi: penilaian kinerja, penilaian sikap, penilaian tertulis, penilaian proyek, penggunaan portofolio, dan penilaian diri. A.Penilaian 1.Pengertian Kinerja Kerja peringkat kinerja adalah penilaian yang dibuat dengan mengamati kegiatan peserta didik dalam melakukan pekerjaan / tugas. Penilaian ini cocok untuk menilai pencapaian penguasaan kompetensi yang mengharuskan mahasiswa melakukan tugas tertentu, seperti: praktek di bengkel / laboratorium, praktek sholat, praktek olahraga, presentasi, diskusi, bermain peran, memainkan alat musik, menyanyi, dan puisi membaca / zikir. Bagaimana penilaian ini dianggap lebih otentik daripada tes tertulis, karena apa yang dianggap lebih mencerminkan kemampuan yang sebenarnya dari peserta didik. Penilaian kinerja perlu mempertimbangkan hal-hal berikut: a.langkah tindakan diharapkan untuk melakukan pekerjaan siswa dalam menunjukkan kinerja kompetensi. b.kelengkapan dan ketepatan aspek yang akan dinilai dalam kinerja. c.kemampuan-keterampilan khusus yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas. d.kemampuan yang akan dinilai tidak begitu banyak (hanya penting), sehingga semua dapat diamati. e.kemampuan akan dinilai diurutkan berdasarkan urutan yang akan diamati. Kerja Penilaian Kinerja Pengamatan kinerja 2.Teknik perlu dilakukan dalam berbagai konteks untuk menetapkan tingkat pencapaian kemampuan tertentu. Misalnya, untuk menilai keterampilan berbicara peserta didik perlu observasi atau pengamatan berbicara beragam seperti: diskusi kelompok kecil, pidato, bercerita, dan melakukan wawancara. Dengan demikian, gambaran kemampuan peserta didik akan lebih lengkap. Penilaian kinerja dapat dilakukan dengan menggunakan check list (“ya” / “tidak”), indikator pada setiap KD. Peserta didik dinyatakan “tidak kompeten” ketika semua indikator terpenuhi (ya) dan “tidak kompeten” bila ada indikator yang tidak terpenuhi. Format Preparasi Sampel Ketetapan meja Telur Asin, sebagai berikut: Nama mahasiswa: ___________ Kelas: ________

3. Pengolahan data PENILAIAN Unjuk Kerja data PENILAIAN unjuk Koperasi Karyawan Bhakti Samudera adalah skor Yang diperoleh bahasa Dari pengamatan terhadap unjuk Koperasi Karyawan Bhakti Samudera peserta didik bahasa Dari suatu Kompetensi. Skor diperoleh Bahasa Dari Format PENILAIAN unjuk Koperasi Karyawan Bhakti Samudera, berupa PT ARWANA ceklist. Diskonto Yang dicapai oleh peserta didik Dalam, suatu unjuk Koperasi Karyawan Bhakti Samudera adalah tingkat ketercapaian Indikator PADA setiap KD. Diskonto unjuk Koperasi Karyawan Bhakti Samudera suatu Kompetensi ditetapkan berdasarkan skor KD terendah. B.Penilaian SIKAP 1.Pengertian PENILAIAN SIKAP merupakan PENILAIAN Yang dilakukan Artikel Baru mengamati SIKAP peserta didik berperilaku di Illustrasi Pelanggan Customers klien untuk membuka posisi Belajar. SIKAP bermula Bahasa Dari perasaan (Suka atau tidak Suka) Yang terkait Artikel Baru kecenderungan bertindak seseorang Illustrasi merespon sesuatu / objek. SIKAP JUGA sebagai Ekspresi bahasa Dari Diskonto-Diskonto atau pandangan Hidup Yang dimiliki oleh seseorang. SIKAP dapat dibentuk untuk terjadinya therapy terapi atau tindakan Yang diinginkan. Secara UMUM, objek SIKAP Yang Perlu dinilai Illustrasi proses penelaahan pembelajaran berbagai mata pelajaran adalah sebagai berikut: a.Sikap terhadap materi pelajaran, Peserta didik Perlu memiliki SIKAP positif terhadap materi pelajaran. Baru SIKAP `positif Dalam, peserta didik Diri, Akan Tumbuh Dan Berkembang minat Belajar, Akan lebih mudah diberi Motivasi, Dan Akan lebih mudah menyerap materi pelajaran Yang diajarkan. b.Sikap terhadap guru / pengajar, Peserta didik Perlu memiliki SIKAP positif terhadap guru. Peserta didik Yang tidak memiliki SIKAP positif terhadap guru, Akan cenderung mengabaikan Hal-Hal Yang diajarkan. Baru demikian, peserta didik Yang memiliki SIKAP negatif terhadap guru Akan sukar menyerap materi pelajaran diajarkan oleh guru Yang nihil. c.Sikap terhadap proses imunisasi meliputi pembelajaran, Peserta didik JUGA Perlu memiliki SIKAP positif terhadap proses penelaahan pembelajaran Yang berlangsung. Proses imunisasi meliputi pembelajaran di Sini mencakup suasana pembelajaran, Pengembangan strategi, metodologi, Dan Teknik pembelajaran Yang digunakan. Proses imunisasi meliputi pembelajaran Yang menarik, Nyaman, Dan menyenangkan dapat menumbuhkan Motivasi Belajar peserta didik, sehingga dapat mencapai REVENUES Belajar Yang Maksimal. d.Sikap berkaitan Artikel Baru Diskonto-Diskonto atau norma-norma tertentu berhubungan Artikel Baru suatu materi pelajaran, Misalnya: kasus atau masalah Pelanggan Customers Hidup, berkaitan Artikel Baru materi Biologi atau Kimia. Peserta didik JUGA Perlu memiliki SIKAP Yang tepat, Yang dilandasi oleh Diskonto-Diskonto positif terhadap kasus Pelanggan Customers tertentu (lingkungan kegiatan pelestarian / kasus perusakan Pelanggan Customers hidup). Misalnya, peserta didik memiliki SIKAP positif terhadap Program perlindungan satwa liar. Illustrasi kasus Yang Lain, peserta didik memiliki SIKAP negatif terhadap lingkungan kegiatan Ekspor kayu glondongan Ke Luar Negeri. e.Sikap-SIKAP Lain Yang dimuat Illustrasi tujuan Pendidikan Misalnya: mandiri, Kreatif, bertanggung Jawab, Demokratis, Dan LAIN-LAIN Yang secara UMUM PADA digunakan unjuk Koperasi Karyawan Bhakti Samudera. 2.Teknik PENILAIAN SIKAP PENILAIAN SIKAP dapat dilakukan Artikel Baru melakukan Observasi therapy terapi peserta didik. Penggunaan skala Anda PENILAIAN (skala rating) memungkinkan Penilai memberi skor / Diskonto terhadap SIKAP / therapy terapi tertentu secara lebih Cermat. Berikut Contoh penggunaan PENILAIAN skala Anda: (Perhatikan tabel, sbb:

Observasi therapy terapi di Sekolah dapat dilakukan Artikel Baru menggunakan Buku Harian PT BUMI KHUSUS tentang kejadian-kejadian Yang berkaitan Artikel Baru peserta didik selama di Sekolah. Berikut Contoh Format Buku Harian PT BUMI. Contoh: Isi Buku Harian PT BUMI Perhatikan Tabel, sbb:

Transaksi Transaction Dalam, Lembaran Buku nihil untuk menilai peserta didik therapy terapi. Kejadian Yang ditulis mencakup SIKAP positif maupun negatif peserta didik. Contoh: Format PENILAIAN SIKAP Perhatikan Tabel sbb:

Diskonto Attitude (Nat) = X Smax (5 + 5) x Nmax Setelah Amortisasi:  Nmax = banyaknya Aspek SIKAP (Illustrasi Contoh Diatas Nmax = 8);  Smax = Skor maksimumnya, 10,00, 100, atau Sesuai Ketetapan Pajak tertentu.  Bn Dan En: skor B Dan E PADA SIKAP Aspek Ke n,  Pesrta didik dapat mengisi skor Diri Sendiri terlebih PT KARYA CIPTA PUTRA, kemudian diserahkan kepada guru / mentor untuk diisi Dan diolah Diskonto Nat Contoh deskripsi Aspek SIKAP sebagaimana Auditan berikut. P erhatikan tabel, sbb: deskripsi Penetapan SKOR SIKAP (SIKAP)

3.Pengolahan data PENILAIAN SIKAP PENILAIAN SIKAP memiliki makna doa, yaitu: SIKAP minat mengikuti pembelajaran Dan SIKAP (sikap) di Customers pembelajaran (Sekolah, Masyarakat, Dan DU / DI). Diskonto SIKAP mengikuti pembelajaran bahasa Dari data yang diperoleh PT BUMI Buku Harian peserta didik. PENILAIAN SIKAP (sikap) idealnya dilakukan oleh Penilai doa atau lebih. Skor REVENUES PENILAIAN selanjutnya dimasukkan Illustrasi fishbean analisis. C.Penilaian Tertulis 1.Pengertian PENILAIAN tertulis merupakan PENILAIAN Yang dilakukan menggunakan perangkat PENILAIAN berupa soal Dan jawaban Illustrasi bentuk tulisan (pena dan kertas tes). 2.Teknik PENILAIAN Ada doa bentuk soal PENILAIAN tertulis, yaitu: a.objektif meliputi: 1) pilihan ganda, 2) doa pilihan (“BENAR” / “salat”, “ya” / “tidak”); 3) menjodohkan; 4 ) isian singkat atau melengkapi, 5) jawaban singkat atau pendek, b.subjektif berupa Uraian Illustrasi mengembangkan instrumen butir / soal Perlu memenuhi persyaratan sebagai berikut: a.materi: kesesuaian soal Artikel Baru standar Kompetensi, Kompetensi EQUITY, Dan Indikator pencapaian PADA Kurikulum. b.konstruksi: Rumusan soal atau pertanyaan harus jelas Dan Tegas. c.bahasa: Rumusan soal tidak menggunakan kata / Kalimat Yang menimbulkan penafsiran ganda. 3.Pengolahan data PENILAIAN Tertulis data PENILAIAN tertulis adalah skor Yang diperoleh peserta didik bahasa Dari REVENUES tes tertulis PADA setiap KD Dan Ulangan komprehensif. D.Penilaian Projek (Project Work) 1.Pengertian PENILAIAN Proyek (pekerjaan proyek) merupakan lingkungan kegiatan PENILAIAN terhadap suatu Tugas Yang harus diselesaikan Illustrasi periode / waktu tertentu. Tugas nihil berupa lingkungan kegiatan sejak perencanaan bahasa Dari, pengumpulan data, pengorganisasian, pelaksanaan Tugas, pengolahan, penyajian Dan Produk (Barang Dan Jasa). Teknik inisial dimaksudkan untuk menilai kemampuan peserta didik secara menyeluruh (komprehensif) Illustrasi pengorganisasian Dan pelaksanaan suatu Kompetensi. 2.Teknik PENILAIAN Projek Komponen / lingkungan kegiatan Yang Perlu dinilai: penyusunan Disain atau usulan, unjuk Koperasi Karyawan Bhakti Samudera, Produk (Barang / Jasa), penyajian REVENUES / Produk, Dan DAFTAR ISI CONTENTS tertulis. Illustrasi PENILAIAN projek setidaknya ADA 3 (tiga) Hal Yang Perlu dipertimbangkan yaitu: a.Kemampuan melaksanakan projek Kemampuan peserta didik Dalam, memilih TOPIK / MENCARI INFORMASI, melaksanakan Tugas / projek, mengelola waktu, Dan Penulisan DAFTAR ISI CONTENTS. b.Relevansi Kesesuaian ANTARA standar Kompetensi Yang dipelajari Artikel Baru hormone hormon pekerjaan di Masyarakat (Du / Di). c.Keaslian Produk Produk Yang dihasilkan peserta didik harus merupakan REVENUES karyanya. PENILAIAN Produk biasanya menggunakan Cara holistik atau analitk. 1) Cara holistik, yaitu berdasarkan kesan keseluruhan bahasa Dari Produk, biasanya dilakukan PADA tahap penilaian. 2) Cara analitk, yaitu berdasarkan Aspek-Aspek Produk, biasanya dilakukan terhadap * Semua Kriteria Yang terdapat PADA * Semua tahap proses penelaahan pengembangan. 3.Pengolahan data PENILAIAN Projek data PENILAIAN projek (pekerjaan proyek) meliputi skor perolehan bahasa Dari PENILAIAN perencanaan, pelaksanaan, kulminasi, Produk, Dan sikap. Illustrasi menilai setiap tahap, guru dapat menggunakan 4 (Empat) Rentang skor,

Berikut inisial Contoh deskripsi Dan penskoran untuk Empat Tahapan pengerjaan projek.

Semakin lengkap Dan Sesuai INFORMASI PADA setiap tahap semakin Tinggi, skor Yang diperoleh. E.Penilaian Portofolio 1.Pengertian PENILAIAN portofolio merupakan lingkungan kegiatan PENILAIAN Yang dilakukan Artikel Baru menggunakan Bukti-Bukti REVENUES Belajar (bukti) Yang relevan Artikel Baru Kompetensi keahlian Yang dipelajari. Bukti nihil dapat berupa karya peserta didik (REVENUES pekerjaan) bahasa Dari proses penelaahan pembelajaran Yang dianggap terbaik, atau bentuk INFORMASI Lain Yang terkait Artikel Baru Kompetensi keahlian tertentu. Portofolio adalah kumpulan REVENUES karya seorang peserta didik, sebagai REVENUES pelaksanaan Tugas kinerja, Yang ditentukan oleh guru atau oleh peserta didik Bersama guru, sebagai bagian bahasa Dari Company ‘s name mencapai tujuan Belajar, atau mencapai Kompetensi Yang ditentukan Illustrasi Kurikulum. Jadi, tidak setiap kumpulan karya seorang peserta didik disebut portofolio. Portofolio digunakan sebagai instrumen PENILAIAN atau salat Satu komponen bahasa Dari instrumen PENILAIAN, untuk menilai peserta didik Kompetensi, atau menilai REVENUES Belajar peserta didik. Sebagai instrumen PENILAIAN, portofolio difokuskan PADA Dokumen tentang Koperasi Karyawan Bhakti Samudera Siswa Yang produktif, yaitu ‘Bukti’ tentang APA Yang dapat dilakukan oleh Siswa, Bukan Apa Yang tidak dapat dikerjakan (dijawab atau dipecahkan) oleh Siswa. * Bagi guru, portofolio menyajikan Wawasan tentang banyak Segi perkembangan Siswa Dalam, belajarnya: Cara berpikirnya, pemahamannya Atas pelajaran Yang bersangkutan, kemampuannya mengungkapkan gagasan-gagasannya, sikapnya terhadap mata pelajaran Yang bersangkutan, Dan sebagainya. Portofolio PENILAIAN Bukan sekedar kumpulan REVENUES Koperasi Karyawan Bhakti Samudera Siswa, melainkan kumpulan REVENUES Siswa bahasa Dari Koperasi Karyawan Bhakti Samudera Yang sengaja diperbuat Siswa untuk menunjukkan Bukti tentang Kompetensi, pemahaman, Dan capaian Siswa Dalam, mata pelajaran tertentu. Portofolio merupakan kumpulan JUGA INFORMASI Yang Perlu diketahui oleh guru sebagai BAHAN Pertimbangan Dalam, menentukan langkah-langkah perbaikan pembelajaran, atau peningkatan Belajar Siswa. Portofolio peserta didik untuk PENILAIAN merupakan kumpulan Produk Siswa, Yang berisi berbagai hormone hormon karya seorang Siswa, misalnya: a.Hasil Proyek, penyelidikan, atau praktik Siswa, Yang disajikan secara tertulis atau penjelasan tertulis Artikel Baru. b.Gambar atau DAFTAR ISI CONTENTS REVENUES pengamatan Siswa, Illustrasi rangka melaksanakan Tugas untuk mata pelajaran Yang bersangkutan. c.Analisis situasi Yang berkaitan atau relevan Artikel Baru mata pelajaran Yang bersangkutan. d.Deskripsi Dan diagram pemecahan suatu masalah, Dalam, mata pelajaran Yang bersangkutan. e.Laporan REVENUES penyelidikan tentang hubungan konsep-konsep ANTARA Dalam, mata pelajaran atau antarmata-pelajaran. f.Penyelesaian soal-soal Terbuka. g.Hasil Tugas pekerjaan Rumah Yang Khas, misalnya Artikel Baru Cara Yang berbeda Artikel Baru Cara Yang diajarkan di Sekolah, atau Artikel Baru Cara Yang berbeda bahasa Dari Cara pilihan Teman-Teman sekelasnya. h.Laporan Koperasi Karyawan Bhakti Samudera Kelompok. i.Hasil Koperasi Karyawan Bhakti Samudera Siswa Yang diperoleh Artikel Baru menggunakan Alat Rekam video, Alat Rekam audio, Dan Komputer. j.Fotokopi surat Piagam atau Tanda penghargaan Yang pernah diterima oleh Siswa Yang bersangkutan. k.Hasil karya Illustrasi mata pelajaran Yang bersangkutan, Yang tidak ditugas-kan oleh guru (Atas pilihan Siswa Sendiri, tetapi relevan Artikel Baru mata pelajaran Yang bersangkutan). l.Cerita tentang kesenangan atau ketidaksenangan terhadap mata pelajaran Siswa Yang bersangkutan. m.Cerita tentang Company ‘s name Siswa Sendiri Dalam, mengatasi hambatan psikologis, atau Company’ s name peningkatan Diri, Dalam, mempelajari mata pelajaran Yang bersangkutan. 2.Teknik PENILAIAN Portofolio PENILAIAN portofolio dapat dilaksanakan Artikel Baru langkah-langkah sebagai berikut: a.Jelaskan kepada peserta didik maksud penggunaan portofolio. b.Jelaskan sampel-sampel portofolio Yang dapat digunakan. c.Peserta didik diharuskan mengumpulkan Dan mengarsipkan portofolio. d.Cantumkan tanggal Pembuatan PADA setiap bukti. e.Tentukan Kriteria PENILAIAN sampel-sampel portofolio. f.Lakukan PENILAIAN Diri peserta didik. g.Lakukan perbaikan terhadap portofolio Yang Proforma Sesuai Kriteria Artikel Baru. Contoh: PENILAIAN Portofolio Perhatikan Tabel, sbb: Kompetensi Keahlian: Teknik Bangunan Mata Pelajaran Penyunting / SK: Menggambar Teknik Bangunan Gedung Alokasi Waktu: 1 (Satu) Semester Beginning Siswa: …………… …………………………….. Kelas: X / 1

Semakin lengkap Dan Sesuai INFORMASI PADA setiap tahap semakin Tinggi, skor Yang diperoleh. F.Penilaian Diri 1.Pengertian PENILAIAN Diri adalah suatu Teknik PENILAIAN di mana peserta didik diminta untuk menilai dirinya Sendiri berkaitan Artikel Baru status, proses imunisasi meliputi, Dan tingkat pencapaian Kompetensi Yang dipelajarinya Illustrasi mata pelajaran tertentu. Teknik PENILAIAN Diri dapat digunakan untuk mengukur ranah kognitif, afektif, psikomotor Dan. a.Penilaian ranah kognitif, misalnya: peserta didik diminta untuk menilai penguasaan pengetahuan, melalui REVENUES kerjanya. b.Penilaian ranah afektif, misalnya peseta didik melakukan PENILAIAN SIKAP terhadap penerapan penggunaan Alat Keselamatan Koperasi Karyawan Bhakti Samudera di bengkel. c.Penilaian ranah psikomotorik, misalnya peserta didik diminta untuk menilai kecakapan Illustrasi berpidato, Artikel Baru Kriteria Yang telah ditetapkan. 2.Teknik PENILAIAN PENILAIAN Diri dilakukan berdasarkan Kriteria Yang jelas Dan objektif. Oleh karena ITU, PENILAIAN Diri oleh peserta didik Perlu dilakukan melalui langkah-langkah sebagai berikut: a.Menentukan Kompetensi atau kemampuan Aspek Yang Akan dinilai. b.Menentukan Kriteria PENILAIAN Yang Akan digunakan. c.Merumuskan Format PENILAIAN, dapat berupa petunjuk Teknis penskoran, PT ARWANA Tanda Cek, atau skala Anda PENILAIAN. d.Meminta peserta didik untuk melakukan PENILAIAN Diri. e.Guru mengkaji sampel REVENUES PENILAIAN secara acak, untuk mendorong peserta didik supaya senantiasa melakukan PENILAIAN Diri secara Cermat Dan objektif. f.Menyampaikan umpan kepada peserta didik Balik berdasarkan kajian terhadap sampel REVENUES REVENUES PENILAIAN Yang diambil secara acak. Contoh: PENILAIAN Diri

PT BUMI: Guru menyarankan kepada peserta didik untuk menyatakan secara jujur ​​Sesuai kemampuan Yang dimilikinya, karena tidak berpengaruh terhadap Diskonto Akhir. Hanya bertujuan untuk perbaikan proses penelaahan pembelajaran. Perlu dicatat bahwa tidak ADA Satu pun Alat PENILAIAN Yang dapat mengumpulkan INFORMASI REVENUES Dan kemajuan peserta didik secara Belajar lengkap. PENILAIAN Tunggal tidak cukup untuk memberikan Gambaran / INFORMASI tentang kemampuan, keterampilan, pengetahuan, Dan SIKAP seseorang. Lagi pula, interpretasi REVENUES tes tidak Mutlak Dan abadi karena peserta didik Terus Berkembang Sesuai Artikel Baru pengalaman Belajar Yang dialaminya. Untuk menjamin obyektivitas REVENUES PENILAIAN, dilakukan proses imunisasi meliputi verifikasi oleh pemeriksa (verifier), BAIK pemeriksa internal yang maupun eksternal. a.Verifikasi internal yang Verifikasi internal yang sebagai proses imunisasi meliputi Penjaminan Mutu (Quality Assurance) dilakukan oleh Unsur Sekolah, Bisa terdiri Atas Kejuruan guru, ketua Kompetensi keahlian, Dan Wakil Kepala Sekolah, Artikel Baru ketentuan sebagai berikut: 1) Memahami tujuan pembelajaran / Kriteria unjuk Koperasi Karyawan Bhakti Samudera Yang harus dikuasai peserta didik, 2) Memantau pelaksanaan PENILAIAN Yang dilakukan oleh guru, 3) Memverifikasi REVENUES PENILAIAN, 4) Menguji peserta didik secara sampel melalui Bukti fisik portofolio; 5) Menyusun umpan Balik, 6) Mengkonfirmasikan REVENUES verifikasi PENILAIAN kepada guru, dan 7) Mengajukan REVENUES verifikasi kepada verifier eksternal. b.Verifikasi eksternal Verifikasi eksternal sebagai proses imunisasi meliputi pengendalian Mutu (Quality Control) dapat dilakukan oleh Penilai (penilai) Yang diakui Lembaga sertifikasi Profesi, DU / DI atau Asosiasi Profesi, Artikel Baru ketentuan sebagai berikut: 1) Memahami tujuan pembelajaran / Kriteria kinerja Yang harus dikuasai peserta didik; 2) Memantau pelaksanaan PENILAIAN Yang dilakukan oleh guru, 3) Memverifikasi REVENUES PENILAIAN guru, dan 4) Menguji peserta didik secara sampel melalui Bukti Belajar berupa portofolio. 3.Pengolahan data PENILAIAN Diri data PENILAIAN Diri adalah data yang diperoleh Yang bahasa Dari REVENUES PENILAIAN tentang kemampuan, kecakapan, atau penguasaan Kompetensi tertentu, Yang dilakukan oleh peserta didik Sendiri, Artikel Baru Sesuai Kriteria Yang telah ditentukan. REVENUES PENILAIAN inisial tidak digunakan sebagai Alat untuk menilai Siswa tetapi hanya untuk mengetahui perkembangan / kemajuan Belajar Siswa. PADA tahap Mutasi, REVENUES PENILAIAN Diri Yang dilakukan oleh peserta didik tidak dapat diterima Langsung Dan digunakan, karena peserta didik Proforma terbiasa, terlatih, Dan Ulasan Sangat Terbuka sehingga kemungkinan banyak melakukan kesalahan. Alasan Lain karena kemungkinan peserta didik Ulasan Sangat subjektif adanya terdorong oleh keinginan untuk mendapatkan Diskonto Yang BAIK. Oleh karena ITU, guru Perlu menelaah REVENUES PENILAIAN Diri peserta didik. Guru Perlu mengambil sampel ANTARA 5% sampai 10% Artikel Baru untuk ditelaah, dikoreksi, Dan dilakukan PENILAIAN Ulang. Apabila REVENUES koreksi Ulang Yang dilakukan oleh guru menunjukkan peserta didik banyak melakukan kesalahan, guru dapat mengembalikan seluruh REVENUES pekerjaan kepada peserta didik untuk dikoreksi Dilaporkan, Artikel Baru menunjukkan SETIABUDI tentang kelemahan-kelemahan Yang telah mereka lakukan. Dua atau Tiga Kali guru melakukan langkah koreksi Dan telaah, peserta didik menjadi terlatih Illustrasi melakukan PENILAIAN Diri secara BAIK, objektif, Dan jujur. Penghasilan kena pajak peserta didik terlatih Illustrasi melakukan PENILAIAN Diri Akan Ulasan Sangat membantu meringankan NET Tugas guru. REVENUES PENILAIAN Diri Yang dilakukan peserta didik JUGA dapat diterima / dipercaya Serta dapat dipahami, diinterpretasikan, Dan dapat digunakan sebagai REVENUES PENILAIAN guru.

Posted 1 minggu yang lalu oleh

Label

One thought on “TEKNIK PENILAIAN (BAGIAN II)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s